Santri Darul Muqorrobin Kendal Ukir Prestasi, Resmi Dilantik Jadi Prajurit Infanteri TNI AD

 KENDAL — Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muqorrobin Kendal kembali menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan. Salah satu alumni terbaiknya dari angkatan ke-5, Dinar Bibit Bahtiar, secara resmi dilantik menjadi prajurit Korps Infanteri TNI Angkatan Darat (TNI AD) dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Momentum sakral pelantikan dan penyumpahan prajurit Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang I Tahun Anggaran 2026 ini berlangsung khidmat di Lapangan Candradimuka, Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro, Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA.




Dari Pesantren Menuju Kawah Candradimuka Militer


Keberhasilan Prada Dinar Bibit Bahtiar menembus ketatnya seleksi dan kerasnya pendidikan militer membuktikan bahwa lulusan pesantren memiliki daya saing yang luar biasa. Kedisiplinan, kemandirian, dan ketahanan mental yang selama ini ditempa di Ponpes Darul Muqorrobin Kendal menjadi modal kuat baginya dalam menjalani pendidikan di Rindam IV/Diponegoro.

Kini, dengan menyandang kualifikasi Infanteri—garda terdepan pasukan tempur darat—alumni angkatan ke-5 ini siap mengemban amanah besar menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bagian dari Belasan Ribu Prajurit Baru

Pelantikan kali ini menjadi momen yang sangat masif. Prada Dinar merupakan bagian dari 17.702 prajurit baru yang dinyatakan lulus dan resmi memperkuat jajaran TNI AD.

Dalam upacara tersebut, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma menekankan agar para prajurit baru yang telah disumpah dapat meletakkan kepentingan negara di atas segalanya, serta senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari.

Kebanggaan Bagi Almamater Kabar kelulusan ini disambut penuh rasa syukur oleh keluarga besar Ponpes Darul Muqorrobin Kendal. Prestasi Prada Dinar Bibit Bahtiar menjadi bukti nyata bahwa santri tidak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dan berbakti di institusi pertahanan negara.




Penulis : Hasan Basori, S.Pd.I., Gr 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama