Dalam acara yang digelar pada pagi hari itu, sebuah kelompok eksperimen bunyi bernama Tridatu hadir untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam menggiring bebunyian. Beberapa nomor yang lebih mirip tampilan instrumentalia tersebut terdengar indah memenuhi ruangan.
Bulan Bahasa
Dekan FPBS UPGRIS, Siti Musarokah MPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dalam menyambut Bulan Bahasa yang jatuh pada Bulan Oktober. Berbagai kegiatan digelar di antaranya lomba Baca Puisi, Poetry Reading, Maca Geguritan, dan Lomba Musikalisasi Puisi.
“Selain itu, dalam kegiatan ini juga menggelar pemberian penghargaan pada Sekolah Berdaya Bahasa dan Tokoh Berdaya Bahasa,” tambah Siti Musarokah.
Sebagai penerima penghargaan Tokoh Berdaya Bahasa adalah Kelompok Eksperimen Bunyi Tridatu. Sedangkan penerima penghargaan Sekolah Berdaya Bahasa adalah SMA N 3 Brebes (Juara I), SMA N 2 Brebes (Juara II), dan MA Darul Muqorobin Kendal (Juara III).
Juara I Baca Puisi Indra Prayogi dari SMK PGRI 1 Sukorejo Kendal. Juara II Baca Puisi Nurin Amalina H dari SMA Maarif NU 04 Kangkung Kendal. Dan Juara III Baca Puisi adalah Kanabi Khafiyya Az-Zahra dari MA Matholi’ul Huda Bugel Jepara.
Juara I Poetry Reading Ahya Nuha dari SMAN 1 Donorojo Jepara. Juara II Poetry Reading Nazza Ainur Rofiq dari MAN 1 Pati. Dan, Juara III Poetry Reading adalah Shafa Mentari Fajri dari SMAN 3 Pandeglang Banten.
Juara I Maos Geguritan Jauza Tsabita Al Faruq dari MAN 2 Rembang. Juara II Maos Geguritan Nurin Amalina H dari SMA Maarif NU 04 Kangkung Kendal. Dan, Juara III Maos Geguritan Indra Prayogi dari SMK PGRI 1 Sukorejo Kendal.
Juara I Lomba Musikalisasi Puisi adalah Laluna Anneta DP dari SMA N 1 Donorejo Jepara. Juara II Musikalisasi Puisi Sulayung Sari dari SMA N 3 Pandeglang Banten. Dan Juara III M Rakha Zaidan dari SMA N 1 Cepiring Kendal.
Tridatu Performance
Tridatu adalah sebuah kelompok eksperimen bunyi dari Semarang. Mereka menggunakan berbagai alat musik dan benda-benda yang memicu bunyi dalam permainannya. Tridatu dibangun untuk mendukung tumbuh kembang arkeologi dan naskah kuna Merapi-Merbabu melalui proyek bernama Damalung Blueprint. Kemampuan Tridatu bukan sekadar menghadirkan bunyi-bunyi etnik. Mereka juga mengeksplore suara-suara benda dengan memainkannya dari level infrasonic, audiosonic, sampai dengan ultrasonic. Dan semua permainan bunyi tersebut digunakan untuk melapisi pembacaan naskah-naskah kuna Merapi-Merbabu.
MA Darul Muqorrobin Juara 3
Dalam kesempatan yang sama, di hampir penghujung acara Pembawa Acara memanggil beberapa almamater sekolah yang berhak mendapatkan penghargaan dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni UPGRIS. MA Darul Muqorrobin dipanggil untuk naik ke atas panggung guna penyerahan plakat dan piagam plus frame unik sebagai juara 3 sekolah berdaya bahasa dan sastra. Diwakilkan oleh Guru Bahasa Indonesia, ustadzah Miftakhul Anna MA Darul Muqorrobin menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur dan bangga. Untuk diketahui bersama, MA Darul Muqorrobin juga sudah berpartisipasi dalam event ini di tahun sebelumnya, 2024. Penilaian untuk mendapatkan penghargaan ini adalah sejauh mana sekolah/madrasah menjaga, merawat, dan melestarikan bahasa juga sastra Indonesia. Tentu saja, melalui pendaftaran serta pemenuhan syarat & ketentuan dari panitia Narawita Fest 2025. Prestasi ini bukan hanya milik Kepala Madrasah, namun merupakan hasil ikhtiar bersama seluruh keluarga besar MA Darul Muqorrobin.(da)
